Daily Inspiration

Selamat Datang Ke Blog Inspirasi Sehari-hari

Custom Search
Showing posts with label Positive Thinking. Show all posts
Showing posts with label Positive Thinking. Show all posts

Sebuah kisah bersumber dari "The Healing Stories" tulisan GW.Burns yang sangat menyentuh sekali, bisa dibaca. Mudah-mudahan berguna!

Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya sandang dan pangan.

Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan.

Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinya terantuk sesuatu. Karena merasa penasaran ia membungkuk dan mengambilnya.

“Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok,” gerutunya kecewa. Meskipun begitu ia membawa koin itu ke sebuah bank.

“Sebaiknya koin ini Bapak bawa saja ke kolektor uang kuno,” kata teller itu memberi saran. Lelaki itu pun mengikuti anjuran petugas bank, membawa koinnya ke kolektor. Beruntung sekali, si Kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar.

Begitu senangnya, lelaki tersebut mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini. Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk istrinya karena istrinya pernah berkata mereka tak punya tempat untuk menyimpan jambangan dan stoples. Sesudah membeli kayu seharga 30 dollar, dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang.

Di tengah perjalanan dia melewati bengkel seorang pembuat mebel. Mata pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu yang dipanggul lelaki itu. Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal. Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang sejumlah 100 dollar kepada lelaki itu. Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu meyakinkannya dan dapat menawarkannya mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu.

Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya. Dia menukar kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu dan segera membawanya pulang.

Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah. Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 dollar. Ketika lelaki itu nampak ragu-ragu, si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju. Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang.

Di pintu desa dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar. Namun naas, pada saat itu muncul perampok yang keluar dari semak-semak, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.

Istri si lelaki yang kebetulan melihat, berlari mendekati suaminya seraya berkata, “Apa yang terjadi? Engkau baik saja kan? Apa yang diambil oleh perampok tadi?”

Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, “Oh, bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi.”

Bila Kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan? Karena ketika datang dan pergi kita tidak membawa apa-apa. Bila Kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan?

"Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!” (Ayub 1:21)

read more..


Perbuatan baik akan menenangkan otak. Selanjutnya bila otak tenang akan membuat jasmani menjadi sehat. Banyak berbuat baik, akan sangat menyehatkan bagi sipelaku dan juga bagi orang yang melihatnya. Lebih jauh lagi mereka yang selalu ingin berbuat baik dan membantu meringankan penderitaan orang lain, otaknya senang, tubuhkan akan lebih kebal terhadap penyakit. Jadi ada hubungan antara berbuat baik dengan kesehatan badan.

Hal tersebut diungkapkan dalam sebuah buku yang berjudul “The Healing Brain” (Otak yang menyembuhkan) yang ditulis oleh Robert Ornstein dan Dokter David Sobel, yang telah memenangkan American Health Award (Majalah Tempo, 25 Juli 1988).

Diungkapkannya bahwa fungsi otak yang utama bukan untuk berfikir, tetapi untuk mengendalikan system kesehatan tubuh. Menurutnya vitalitas otak dalam menjaga kesehatan ternyata banyak bergantung pada frekuensi perbuatan baik. Manusia adalah makhluk social, bergaul, bekerjasama, tolong menolong, dan kegiatan komunikasi dengan orang lain adalah sebuah aspek kerja otak yang paling utama.

Berbuat baik adalah keadaan yang paling intens dalam hubungan dengan orang lain, terbukti efektif dalam menjaga keseimbangan otak. Keadaan seimbang ini diperlukan untuk mengontrol kesehatan tubuh. Pandangan-pandangan yang diungkapkan dalam buku tersebut bukan tidak beralasan, tetapi mereka beranjak dari hasil penelitian, antara lain penelitian terhadap para pekerja di bidang social, ternyata mempunyai kondisi kesehatan lebih baik dari rata-rata dan harapan hidup lebih tinggi. Penelitian selama 9 tahun terhadap orang-orang yang suka hidup menyendiri, tidak kawin, tidak bergaul, persentase mereka lebih besar terserang penyakit berat dan angka kematiannya ada dua setengah kali lebih tinggi dari kelompok orang-orang normal.

Altruisme atau perilaku yang mengutamakan membantu kepentingan orang lain, dapat meringankan tubuh dari perasaan stress berlebihan. Perbuatan baik menimbulkan rasa bahagia diri, dan ini akan merangsang pembentukan zat antibody dalam system kekebalan tubuh. Sebuah percobaan yang dilakukan David Mc Clelland meminta sejumlah pemuda menonton film tentang upaya pekerjaa social menolong orang miskin di Calcutta, India. Kadar darah responden di tes dua kali, sebelum dan sesudah menonton film. Ternyata setelah menonton kadar “Immunoglubulin A” yaitu salah satu zat antibody mengalami kenaikan yang sangat berarti. Kenaikan zat ini terjadi hanya dengan menonton orang lain berbuat baik, apalagi jika perbuatan baik itu kita lakukan sendiri. 


BACA ARTIKEL LAINNYA:

read more..

Agar Hidup Bahagia

1. Lepaskanlah Rasa Kuatir dan Ketakutan.
Ketakutan dan kekuatiran hanyalah imajinasi pikiran akan suatu kejadian di masa depan yang belum tentu terjadi,...
Kebanyakan hal-hal yang Anda kuatirkan dan takutkan belum tentu terjadi bahkan tak pernah terjadi!
"It's All Only In Ur Mind"

2. Buanglah Dendam
Dendam dan Amarah yang disimpan hanya akan menyedot energi diri Anda dan hanya akan mendatangkan KELELAHAN JIWA!


3. Berhentilah Mengeluh
Mengeluh berarti selalu tak menerima apa yang ada pada saat ini, secara tak sadar anda membawa-bawa beban negatif.

4. Bila Ada Masalah, Selesaikan Satu Persatu
Tidak ada segala sesuatu yang dapat diselesaikan secara bersamaan. Cara menangani masalah adalah selesaikan setiap persoalan satu demi satu. Hanya inilah cara untuk menangani.

5. Tidurlah Dengan Nyenyak
Semua masalah tak perlu dibawa tidur.
Hal tersebut Buruk dan Tak Sehat, biasakanlah tidur dengan nyaman.

6. Jauhi Urusan Orang Lain.
Biarkan masalah orang lain menjadi urusan mereka sendiri. Mereka memiliki cara sendiri untuk menangani setiap masalahnya.

7. Hiduplah Pada Saat ini,Bukan Masa Lalu.
Nikmati masa lalu sebagai kenangan,...
Jangan tergantung padanya.
Konsentrasilah hidupmu pada kejadian saat ini,...
Karena apa yang Anda miliki adalah saat ini, bukan kemarin, bukan besok.
"Be Totally Present"

8. Jadilah Pendengar Yg Baik
Saat menjadi pendengar,...
Anda Belajar dan Mendapatkan ide-ide baru berbeda dari orang lain.

9. Berpikirlah Positif.
Rasa Frustasi datang dari pikiran negatif.
Kembalilah berpikir Positif.
Bertemanlah dengan orang-orang yang berpikiran positif, terlibatlah diri anda dengan kegiatan-kegiatan positif.

10. Bersyukurlah
Bersyukurlah atas hal-hal kecil yang akan membawa Anda pada hal-hal besar.
Sekecil apapun Karunia yang Anda Terima,...
Akan menghasilkan hal-hal besar dan selalu membawa Anda kepada Kebahagiaan saat Anda bersyukur.

read more..

"Emas ditempa dalam api yang sangat panas"
(Peribahasa Latin)

Seorang penulis buku The Power Positive Thinking”, Norman Vincent Peale, suatu kali bertemu dengan seorang temannya bernama, George. Norman Vincent Peale selain terkenal sebagai seorang penulis buku-buku motivasi dia juga seorang pembicara motivator handal. Tersirat jelas di wajah George wajah sarat dengan beban, kaku dan sedang tidak bahagia.

Dengan senyum Norman menyapa sambil berjabatan tangan “Apa kabar, George?”
Saat menyapa sebenarnya Norman tidak serius bertanya. Ia hanya berbasa basi saja, sebagai selajaknya pertemuan dengan kawan.

Tapi George menanggapi pertanyaan yang dilontarkan oleh Norman Peale dengan serius. Selama lima belas menit George memberitahu betapa dirinya sedang sangat susah. Semakin banyak George bercerita semakin sedih hati Norman. Kemudian Norman mulai bertanya, katanya, “George, saya sedih melihatmu dalam keadaan tertekan seperti itu. Mengapa kamu bisa seperti ini?”
George menjawab “Ini karena masalah-masalah saya. Tidak ada hal lain kecuali masalah, saya muak dengan semua masalah yang sedang saya hadapi. Jika kau dapat menghilangkan semua masalah saya, saya akan menyumbang untuk yayasan amal kesayanganmu.”

Dengan santai Norman menjawab, “kemarin saya pergi ke tempat tinggal ribuan orang. Sejauh yang saya ketahui, tak seorang pun dari mereka mempunyai masalah. Kau ingin pergi ke sana?”.

Dengan penuh semangat George menjawab “Kapan kita bisa pergi kesana? Kedengarannya tempat itu cocok untukku. Maukah kamu menemaniku ke tempat itu?”

Dengan senyum Norman menjawab, “Jika demikian, saya akan dengan senang hati mengajakmu ke pemakaman Woodlawn karena setahu saya satu-satunya orang yang tidak mempunyai masalah adalah orang mati.”

Teman, kehidupan identik dengan masalah. Masalah adalah menandakan kehidupan.Setiap orang pasti mempunyai masalahnya sendiri, tidak seorangpun di muka bumi ini luput dari masalah. Selama jantung masih berpacu dan nafas masih dengan leluasa mamasuki paru-paru kita, menandakan kehidupan masih berlangsung, berarti masalah takkan pernah akan berhenti.

Masalah merupakan suatu proses untuk kematangan iman dan pendewasaan diri. Itu sebabnya Norman Peale tidak menganggap masalah sebagai sesuatu yang hal negatif dan harus dihilangkan dengan segera, melainkan masalah merupakan tanda kehidupan, bahwasanya anda masih hidup.

Bersyukurlah jika Allah mengijinkan kita mengalami masalah dan percayalah bahwa
masalah itu tidak pernah melewati batas kekuatan kita. Seorang penulis bernama Ken Blanchard mengatakan, "andai Anda merasa Anda tidak memiliki masalah, berlututlah dan berdoa", segera tanya pada Tuhan “Apa yang terjadi, Tuhan ? Apakah Engkau tidak mempercayaiku? Berilah aku masalah.”

Semua masalah berada didalam benak kita masing-masing! Otaklah yang membuat masalah berbeda melalui cara pandang.
Apabila suatu masalah kita pandang negatif, maka akan membuat kita menggerutu.
Apabila suatu masalah negatif tetapi kita memandang secara positif, memaknai sebagai hal yang positif serta menyikapi dengan cara pandang positif, maka hasilnya pun akan positif pula. Begitu juga sebaliknya .....
"Pikirkanlah hal-hal positif, agar anda memandang sekeliling anda dengan cara positif"
"Change your thoughts and you change your world"
"Ubahlah pikiran Anda dan Anda akan dapat mengubah dunia Anda"
Norman Vincent Peale

read more..

Seorang penulis Claude Bristol pada tahun 1948 dalam karyanya "The Magic of Believing", menuliskan bahwa "Pikiran menarik apa yang dipikirkan". Memiliki rasa "yakin"an adalah merupakan kekuatan bagi pikiran atas apa yang dipikirkan sehingga dapat menjadi kenyataan. Claude Bristol menulis sesuatu yang sangat berharga bagi siapa saja yang menginginkan suatu perubahan dalam diri. Ternyata, pikiran mampu menyerap kekuatan kepercayaan atas apa yang dipikirkan.

Claude Bristol menceritakan pengalaman kehidupan pribadinya, bagaimanan ia melalui serangkaian kegagalan demi kegagalan hingga ia dapat mengubah hidupnya sendiri. "The Magic of Believing" ditulis dengan berbagai ilustrasi serta contoh di segala bidang, dimana orang biasa mampu mencapai hal luar biasa. Sikap penuh keyakinan dikombinasi dengan konsentrasidan dan kepercayaan adalah merupakan cara mengatasi hambatan dan menciptakan kesempurnaan. Konsentrasi yang sungguh-sungguh dengan penuh keyakinan serta kepercayaan, digambarkan melalui dua orang atlet profesional dan amatir, didapatkan bahwa kepercayaan diri menghasilkan prestasi yang luar biasa. Walaupun seorang atlet profesional apabila dia memiliki kepercayaan maka ia dapat gagal.

Sumber paling mendasar dari semua prestasi, menurut Bristol, adalah kepercayaan. Didapati bahwa "Kepercayaan" melibatkan kekuatan pikiran bawah sadar. Kekuatan pikiran bawah sadar dapat dilakukan melalui pengulangan kata atau frasa yang akan mengijinkan alam bawah sadar untuk mengatur gerakan.

Sebuah teknik mudah dan praktis dapat dipraktekkan, untuk mendapatkan hasil, yaitu metode yang disebut "teknik cermin". Cara mempraktekkannya berdiri di depan cermin, selama 5 sampai 10 menit, sambil berdiri di depan cermin katakan kepada diri sendiri apa yang ingin anda capai. Sebaiknya dilakukan setidaknya dua kali sehari. Didapati pengaruh berdiri di cermin sambil mengungkapkan keinginan merupakan sebuah latihan sederhana yang akan menyebabkan keinginan yang diungkapkan didepan cermin meresap ke dalam pikiran bawah sadar dan lama kelamaan menjadi kenyataan.

Cara "Berpikir Kreatif Positif" akan dapat "mengarah kepada tindakan dan realisasi tertinggi. Ingat, bahwa mental manusia dapat memahami apa saja dan dapat membawa kepada perwujudan."

Gunakan "Kepercayaan" sebagai alat, untuk membawa pikiran, harapan dan keinginan ke dalam hidup anda. Membaca dan mempraktekkan kepercayaan dalam diri dengan berdiri di depan cermin 5-10 menit dua kali sehari sambil mengungkapkan keinginan anda pasti kamu akan mendapatkan apa yang kamu idamkan. Kuncinya hanya satu "percaya" biarlah "The Magic of Believing" ada didalam kehidupanmu.

disadur dari http://whatyouthinkbecomesreality.com

8 February 2010


read more..

Sebuah kisah nyata yang dimuat di harian Xia Wen Pao pada tahun 2007, dimana berpikir negative mendatangkan penyeselan seumur hidup.
Dikisahkan seorang janda yang sangat muskin bernama Siu Lan memiliki seorang anak perempuan berusia 7 tahun bernama Lie Mei. Karena kehidupan yang sangat miskin agar dapat memenuhi kehidupan sehari-hari Lie Mei harus membantu ibunya berjualan kue di pasar. Kemiskinanlah yang membuat sehingga Lie Mei tidak pernah dapat bermanja-manja kepada ibunya, karena setiap hari berjuang di pasar membantu ibunya.

Pada suatu musim dingin saat selesai membuat kue, Siu Lan melihat keranjang kuenya sudah rusak kemudian Siu Lan berpesan pada Lie Mei untuk tinggal di rumah karena ia akan membeli keranjang baru, sebelum mereka berangkat untuk menjajakan kue.
Sepulang dari membeli keranjang, Siu Lan tidak menemukan Lie Mei di rumah. Dengan sangat emosi Siu Lan marah sambil memaki-maki putrinya. Dalam kesendirian di rumah dan emosi dia katakan bahwa putrinya adalah benar-benar seorang yang tidak anak yang tidak tahu diri. Diruruh tinggal di rumah malah tidak menurut. Sudah memiliki hidup susah tapi masih juga pergi bermain-main bersama teman-temannya, padahal sudah di pesan agar tingga di rumah.

Dengan kesal Siu Lan pergi sendirian menjual kue dia pikir anak ini harus diberi hukuman. Sebagai hukuman pintu rumahnya di kunci dari luar agar Lie Mei tidak dapat masuk ke dalam rumah. Dengan geramnya dalam hati sang ibu berkata agar putrinya, harus diberi pelajaran.

Setelah pulang dari berjualan kue Siu Lan menemukan Lie Mei, gadis kecilnya tergeletak di depan pintu. Siu Lan berlari memeluk Lie Mei, tubuhnya membeku dan sudah tidak bernyawa. Jeritan Siu Lan memecah kebekuan salju saat itu. Ia menangis meraung-raung, tetapi Lie Mei tetap tidak bergerak. Dengan segera Siu Lan membopong Lie Mei masuk ke rumah. Siu Lan mengguncang-guncang tubuh beku putri kecilnya sambil meneriakkan nama Lie Mei.

Tiba-tiba sebuah bingkisan kecil jatuh dari tangan Lie Mei. Siu Lan mengambil bungkusan kecil itu dan membuka isinya. Isinya sebuah biskuit kecil yang di bungkus kertas usang dan tulisan kecil yang ada di kertas itu adalah tulisan Lie Mei yang berantakan tapi dapat di baca, "Mama pasti lupa, ini adalah hari istimewa bagi mama, aku membelikan biskuit kecil ini untuk hadiah, uangku tidak cukup untuk membeli biskuit yang besar... Mama selamat ulang tahun".

Tindakan akibat berpikir negatif akan menyebabkan penyesalan seumur hidup, mari membiasakan diri untuk berpikir positif.
Amsal 16:32 "Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota."

8 Februari 2010

read more..

Setiap orang memiliki kekuatan di dalam dirinya. Setiap orang akan mampu bertahan dalam setiap permasalahan dan kesulitan yang dihadapinya. Namun sebagian orang memiliki kerentanan untuk bertahan dan berjuang dalam menghadapi permasalahan atau kesulitan. Makanya tidak heran, sering kita dengar seseorang nekad menghabisi nyawanya oleh karena segala permasalahan yang sedang dihadapi. Apakah permasalahan atau kesulitan yang sedang terjadi menjadikan seseorang untuk berbuat nekad? Adakah jalan keluar agar dapat lepas dari permasalahan dan kesulitan?

Manusia hidup identik dengan kesulitan dan permasalahan. Permasalahan dan kesulitan merupakan guru bagi kehidupan. Banyak hal besar terjadi setelah permasalahan dan kesulitan besar yang telah dilalui. Masalah dan kesulitan bagi setiap orang sangat berbeda, dipengaruhi oleh paradigma dalam diri seseorang. Paradigmalah yang dapat mengeluarkan kita dari setiap kesulitan dan permaslahan yang ada di hadapan kita. Apabila anda memiliki paradigma positif, seberat apapun kesulitan di hadapan anda, maka anda akan menghadapinya dengan kepala dingin dan berhati lapang.

Beberapa Cara Mengatasi Masalah
1.Berusaha Untuk Menerima Masalah
"Tuhan berilah saya ketenangan untuk menerima segala sesuatu yang tidak dapat saya ubah"

2.Temukan Pintu Lain Terbuka
Apabila satu pintu tertutup, akan ada satu pintu samping lain yang terbuka lebar

3.Biarkan Tuhan membantu
Sumber semangat hidup adalah Allah

4.Tingkatkan Keyakinan
Buatlah anda yakin pada diri sendiri, yakin pada bakat dan kemampuan yang tersembunyi, sambil berpikir dan berpikir dan berpikirlah lebih banyak disertai dengan doa

5.Miliki Kegairahan
Kegairahan bersifat menular, disebarkan dari satu orang kepada orang lainnya. Anda dapat menularkannya pada orang lain apabila anda memilikinya. Usahakan selalu mencari segi2 positif salah satu cara untuk memiliki semangat

Sebuah tulisan pernah saya baca berbunyi "Kekuatan dalam diri kita masing-masing dapat mengubah kehidupan orang lain", benar sekali, sikap dan gairah hidup kita dapat kita tularkan melalui semangat hidup kepada orang-orang di sekitar kita.

Beberapa tips perlu dimiliki agar memiliki sikap, mudah-mudahan dapat membantu
Miliki Sikap Dan Prinsip Cara Berpikir Positif:
1.Bersemangat
2.Mencari hal- hal yang baik
3.Mengharapkan yang terbaik
4.Belajar bahwa "dapat membuatnya berbeda"
5.Yakin
Mazmur 121:5 "Tuhanlah penjagamu, Tuhanlah naunganmu", memiliki keyakinan bahwa Tuhan sanggup menolong dalam setiap permasalahan dan kesulitan terpelik sekalipun. Dia satu-satunya penjaga dan tempat kita berlindung.

23 February, 2010

read more..

Memahami bahwa kegagalan adalah fakta kehidupan yang tidak mungkin dihindari. Apabila anda takut gagal perlahan anda akan kehilangan harapan dan semakin sukar untuk merasakan kebahagiaan. Kita harus memiliki keyakinan untuk sukses, walaupun pada kenyataan kita berhadapan dengan suatu kegagalan ataupun masalah. Sangat diperlukan keyakinan bahwa kegagalan adalah sebuah proses panjang menuju keberhasilan, tanpa adanya keragu-raguan. Seseorang yang memiliki keyakinan berarti seseorang yang tidak memiliki keragu-raguan, dengan kata lain seseorang memiliki kepastian bahwa Tuhan akan memberikan kemampuan padanya untuk meraih apa yang diinginkannya.

Ternyata kepercayaan dan cara berpikir positive merupakan kunci yang berkaitan dengan cara kerja keras, penentuan diri dan penentuan target.

Untuk meningkatkan semangat harus dengan jelas dirumuskan tujuan pasti yang ingin dicapai, sehingga segala usaha akan lebih terarah, kepastian untuk meraih tujuan akan berkobar menyala dengan semangat pantang menyerah ditambah dengan antusiasme yang akan tetap bertahan dalam setiap situasi sulit sekalipun. Orang-orang yang memiliki prestasi tinggi adalah orang-orang yang tidak akan pernah menyerah, walaupun harus menempuh jalan yang sukar. Keinginan untuk meraih cita2 atau tujuan yang sudah ditetapkan akan bekerja apabila memiliki tekad tidak akan pernah menyerah ditambah semangat hidup merupakan kecerdasan cara berpikir positif untuk mendapatkan hasil yang gemilang.

Semangat juang merupakan salah satu kunci untuk mendapat hasil yang gemilang, dalam mencapai target yang sudah ditetapkan, secara keseluruhan semangat juang terdiri dari:

1.Kebulatan Tekad
2.Pengabdian
3.Disiplin
4.Sikap

Sikap merupakan faktor penting pertama, bahkan jauh lebih penting dari ketiga faktor lainnya, karena sikap berkaitan dengan cara seseorang berpikir dan percaya. Sebelum seseorang memiliki kebulatan tekad, pengabdian dan disiplin, pertama-tama ia harus mempunyai keterlibatan mental dan rohani terhadap satu tujuan. Dan harus terus menerus berpikir secara positif tentang tujuan yang sudah ditetapkan. Berpikirlah positif untuk mencapai target.


read more..

Terkadang kita berada disekitar orang-orang yang paling tidak sukai seperti di kantor, teman-teman satu perkumpulan atau organisasi-organisasi yang kita ikuti. Berada di lingkungan dari berbagai latar belakang yang berbeda, dengan sifat yang berbeda, ada-ada saja orang yang memiliki sifat suka mempermalukan, suka mencari-cari kesalahan karena orang tersebut suka memelihara dan memilih pola pikir negatif menjadi bagian dalam dirinya. Bertemu dan berhadapan dengan orang-orang yang kurang menyenangkan, terkadang membuat kita menghindar, karena tidak ingin membuat perdebatan makin panjang. Bahkan sering kali saat menghadapi orang-orang seperti ini bisa membuat hati panas yang tak terelakkan, sehingga rasanya tak ingin berada dekat-dekat di sekitarnya. Tapi apa mau dikata, apabila berada dalam satu organisa atau komunitas yang sama, tidak ada pilihan, selain menahankan perasaan kurang nyaman.

Tahukah anda bahwa Tuhan menempatkan orang-orang yang memiliki pola pikir negatif atau orang-orang yang kurang menyenangkan, berada di dekat anda adalah untuk suatu maksud? Tuhan tempatkan mereka berada di lingkungan dan dekat anda adalah untuk maksud memperbaiki karakter yang kita miliki, walau tanpa kita sadari. Tuhan mempunyai maksud menempatkan orang-orang ini berada dekat disekitar kita, agar kita bisa belajar untuk mengasihi mereka. Tuhan mempertemukan kita dengan orang-orang ini, karena Allah mau agar kita tidak hanya bertemu dengan orang-orang yang menyenangkan hati kita saja. Tuhan tempatkan mereka berada di sekitar kita agar kita dapat belajar bersabar, menahan emosi dan keegoisan kita.

Tetap Tenang Dengan Wajah Gembira
Bertemu dan berada disekitar orang-orang yang suka menyakiti dan kurang kita sukai sebenarnya tergantung dari paradigma kita. Paradigma atau cara pandang positiflah yang selalu harus kita tunjukkan apabila berada disekitar orang-orang yang konon kurang menyenangkan. Steven Covey, seorang motivator dan penulis terkenal mengatakan "Jangan biarkan lingkungan anda mengendalikan perasaan anda, tetapi andalah yang mengendalikan perasaan anda". Jangan biarkan si orang tersebut memasuki perasaan anda sehingga mempengaruhi emosi anda, tetapi anda pengendali setiap perasaan anda terutama saat-saat harus bertemu dengannya. Usahakan untuk tetap tenang,tersenyum dan tetap berpegang pada pola pikir positif bahwa Allah menempatkan dia untuk suatu maksud bagi anda. Sebuah artikel ditulis oleh Ronald S. Miller, dimuat dalam majalah Orlando Sentinel mengatakan bahwa “Apabila kita memasang ekspresi wajah gembira, kita bias menambah aliran darah ke otak dan mendorong melepaskan pemancar-pemancar saraf”. Dengan menunjukkan kegembiraan di wajah dengan ekspresi wajah gembira maka sirkulasi darah ke otak di alirkan sehingga dapat mengurangi kekakuan dan ekspresi ketidak senangan bertemu dengan orang-orang tersebut. Itulah yang dinamakan dengan andalah pengendali perasaan anda bukan orang lain.

Anatomy of an Illness, buku karangan Norman Cousin diterbitkan pada tahun 1979, seorang penderita reactive arthritis. menerangkan bagaimana tertawa terbahak selama 10 menit memberikan tidur pulas selama dua jam, buku dan hasil penelitian dan berdasarkan pengalamannya sendiri. Tertawa merangsang jantung, sirkulasi darah dan melancarkan pernapasan. Tertawa memberikan kesantaian, dengan demikian mengurangi ketegangan yang dirasakan menjadikan bahagia.

Lelucon Penambah Tawa Dan Sukacita
Untuk menambah perbendaharaan tawa, bisa juga menonton film humor seperti yang dilakukan oleh Norman_Cousins, seperti film-film Mr.Bean, atau juga membaca buku-buku humor yang banyak dijual di toko-toko buku,membeli komik humor atau membaca komik humor. Salah satu tokoh penulis komik humor Lynn Johnston dalam bukunya "For Better of for Worse",menceritakan humor-humor segar yang dapat membuat tawa. Membaca, menonton hal-hal lucu dapat menjadi bekal bagi ingatan, sehingga apabila berada di lingkungan yang tak terelakkan berada bersamanya, bisa kita kendalikan pikiran kita untuk mengingat-ingat hal lucu.

Tapi yang pasti, Tuhan tempatkan orang-orang yang kurang menyenangkan hati kita untuk suatu maksud, agar kitapun lebih waspada dan intropeksi diri. Kalau ternyata apa yang dibicarakannya tidak benar, abaikan saja, anggap saja dia seperti seorang penagih hutang kartu kartu kredit, yang sebenarnya sudah anda bayar. Jadi abaikan saja, tetapi tetap waspada, dan selalu lakukan yang terbaik.

BACA ARTIKEL LAINNYA:
Senyum
Fakta Mengenai Kematian

read more..

Riset tentang sifat, penyebab dan konsekuensi rasa syukur terhadap kesehatan dan kesejahteraan manusia telah didanai oleh John Templeton Foundation dalam jangka yang cukup panjang Robert A. Emmons (University of California, Davis) dan Michael E. McCullough (University of Miami), menggali dan mengumpulkan data ilmiah. Hasil riset yang dituangkan dalam “Highlights of Research Project on Grateful dan Thankfulness: Dimensions and Perspectives of Gratitude”, menyimpulkan bahwa rasa syukur adalah “faktor yang terlupakan” dalam riset tentang kebahagiaan.

Menurut para peneliti tersebut bahwa para ilmuwan adalah pihak yang datang terakhir dalam memahami konsep “syukur”. Sebaliknya, agamawan dan para filsuf telah sangat lama berkutat dengannya, dan mendapati kenyataan bahwa “bersyukur” adalah sebentuk manifestasi yang tidak bisa dipisahkan dari standar moral. Bersyukur adalah merupakan komponen integral dari kesehatan, pelengkap kekurangan, dan kesejahteraan.

Pada umumnya orang akan bersyukur atas hal-hal yang besar saja misalnya, atas pekerjaan yang bagus, rumah yang bagus, kesehatan, punya suami/istri dan anak atau mobil yang bagus, atau hal-hal bagus lainnya. Terhadap hal-hal kecil dan hal-hak biasa, seberapa seringkah kita bersyukur? Hal-hal kecil atau hal-hal biasa, yang kita dapatkan, seperti memiliki penghasilan bulanan secara rutin, dapat menikmati makan 2 atau 3 kali sehari, memiliki pasokan air bersih yang cukup, memiliki 2 mata yang bisa melihat, memiliki 2 telinga yang bisa mendengar, memiliki lidah yang bisa merasakan makanan, memiliki hidung yang bisa mencium aroma, memiliki 2 tangan yang bisa memegang benda, memiliki 2 kaki yang bisa berjalan, memiliki rambut, memiliki pakaian, memiliki sepatu, memiliki mobil/motor/sepeda, memiliki kasur untuk tidur dengan nyenyak, dapat bersekolah, memiliki penerangan listrik, memiliki komputer, memiliki handphone, memiliki internet, memiliki email, dll.

Ternyata seseorang hanya mensyukuri 5 atau 10 hal dalam kehidupannya. Dalam hal bersyukur masih banyak orang yang belum terbiasa. Bersyukur adalah adalah suatu bentuk perasaan berterimakasih atas segala hal yang telah dimiliki dan dijalani. Bersyukur adalah suatu kata yang sangat berbobot dan memberikan makna yang tidak terhingga. Bersyukur adalah bentuk ekspresi kepuasan diri. Bersyukur adalah suatu bentuk pembelajaran yang dapat dipupuk setiap hari dan dapat dijadikan menjadi bentuk ekspresi rutin dalam kehidupan. Bersyukur, adalah suatu bentuk kebahagiaan yang dapat dipancarkan atas segala hal yang Alla telah berikan.
Sudahkah anda bersyukur hari ini? Apahkah anda merasakan kebahagiaan atas rasa syukur yang anda telah sampaikan? Apakah anda ingin mendapatkan kebahagiaan yang lebih besar lagi setelah beryukur? Mari lupakan mengeluh, mulailah belajar lebih banyak untuk syukur. Bersyukur dapat mengubah hidup anda, dan menjadikan hidup akan lebih bersemangat untuk mendapatkan keinginan yang ingin dicapai.

Manfaat Bersyukur
1. Menghargai Pemberian
Bersyukur adalah perintah Sang Khalik. "Mengucap syukurlah dalam segala hal...." Dengan mengikuti perintahNya berarti kita menghargai pemberianNya, sehingga apabila kita bersyukur dengan tulus maka Dia akan mendengar segala keinginan kita.

2. Menciptakan Feeling Good
Bersyukur akan membuat perasaan lebih bahagia. Perasaan akan menjadi lebih enak dan nyaman dengan bersyukur. Karena pikiran akan terfokus pada berbagai kebaikan yang kita terima setiap hari.

Feeling Good adalah Hukum Daya Tarik
Hukum Daya Tarik (law of attraction) terhadap feeling good akan meningkatkan kekuatan tarik menarik terhadap apa yang diinginkan. Kekuatan hukum daya tarik terdap feeling good, akan sebanding dengan keyakinan dan perasaan positif. Karena semakin banyak seseorang bersyukur, akan semakin banyak perasaan positif yang akan muncul pada dirinya.

Dengan terciptanya perasaan positif maka motivasi akan muncul dari kondisi emosi yang positif. Bersyukur akan menciptakan emosi yang positif yang akan terfokus pada hal-hal yang positif. Semakin banyak seseorang bersyukur akan semakin besar motivasi yang positive yang akan dimiliki.

Bersyukur akan membentuk pola pikir sukses. Pola pikir sukses adalah keyakinan dalam mendapatkan. Saat kita bersyukur, maka pikiran kita secara tidak sadar diberikan suatu “pola” mendapatkan, sehingga akan terbentuk pola sukses.

Cara Meningkatkan Syukur
Kita perlu perlu meningkatkan kebiasaan untuk bersyukur. Jika kita bersyukur hanya untuk materi yang kita dapatkan, itu adalah baru tahap awal menjadi seorang yang pandai bersyukur.

1. Jeli dan Peka
Untuk meningkatkan rasa bersyukur, kita harus lebih jeli dan peka terhadap berbagai hal yang diberikan Allah kepada kita. Kurangnya kepekaan terhadap hal nikmat Allah akan mengurangi syukur kita, sebab kita merasa tidak ada yang perlu disyukuri lagi. Meningkatkan kepekaan bisa dilakukan dengan melakukan perenungan terhadap apa yang terjadi pada hidup kita sehari-hari. Luangkan waktu Anda setiap hari untuk merenungkan nikmat setiap harinya.

2. Rasakan Nikmat Baru
Setiap saat, kita mendapatkan kenikmatan baru. Setiap detik waktu yang kita lalui berarti kita mendapatkan nikmat hidup dalam setiap detik berlalu, seperti nafas kehidupan, mata untuk penglihatan, pancaindra untuk penciuman, merasakan, meraba, setiap detak jantung yang berdegup beraturan dan banyak hal lain yang tanpa kita sadari

3.Belajar Dari Keadaan
Selalu ada hikmah dari setiap kejadian, baik kejadian yang terjadi pada diri sendiri maupun orang lain. Sementara setiap saat selalu ada kejadian, berarti selalu ada hikmah yang bisa kita ambil. Sementara hikmah adalah suatu nikmat. Syukurilah.
Contoh sederhana seorang yang bersyukur walau dia memiliki kekurangan, yaitu Nick Vujicic.
Video Nick Vujicic klik disini!

read more..

“Kritik tak pernah didasari rasa sayang; kritik tak pernah diberikan untuk kebaikan seseorang. Kritik dirancang untuk melemahkan atau menciptakan ketidaknyamanan dan keraguan dalam diri orang yang dikritik.”
Karen Casey, Change Your Mind and Your Life Will Follow

Dalam kehidupan secara nyata orang cenderung mengharapkan pujian dan pengakuan serta akan berusaha sekuat tenaga untuk menghindari kritik. Mengapa kritik hal yang harus dihindari. Apakah kritik dapat dihindari?

Kritik akan membuat seseorang menjadi lebih peka akan kebutuhan dan keinginan orang-orang di sekitar dimana ia berada. Kritik adalah hal yang tak dapat dihindari, sudah berada sejak rubuan tahun lalu. Kritik bisa menjatuhkan dan membangun, dipengaruhi oleh persepsi. Persepsilah penentu keterbukaan terhadap kritik. Melalui kritik kita dapat mengevaluasi cara kerja sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Banyak orang akhirnya berkembang dan mencapai kesuksasan akibat dari kritik, sehingga memaksanya untuk belajar dan belajar dan tidak pernah bosan untuk belajar

Sebuah pepapah dan nasehat sungguh berharga mengatakan "jangan menganggap remeh orang yang mengkritik". Mengapa? Karena bisa jadi, si pemberi kritik adalah satu-satunya orang dari sekian banyak orang yang paling serius memperhatikan anda! katanya. Secara jujur setiap orang pasti tidak suka dikritik tapi senang mengkritik, namun seiring perjalanan waktu untuk mencapai kesuksesan sikap terhadap penerimaan kritik bisa kita ubah melalui persepsi atau cara pandang, walaupun harus diakui tidak bisa berubah secara drastis.

"You Can Win" buku karangan Shiv Khera dengan tegas mengatakan, "Satu-satunya cara agar tidak dikritik adalah tidak melakukan apa-apa, tidak berkata apa-apa atau tidak mempunyai apa-apa. Dan karena itu seseorang tidak akan pernah mencapai apa pun dalam kehidupannya." Percaya atau tidak, orang cenderung untuk tidak merasa iri kepada orang lain yang sama sekali tidak memiliki prestasi dalam hidupnya atau orang biasa-biasa saja? Sebuah pepatah mengatakan "semakin tinggi pohon semakin kuat angin menerpanya". Berarti semakin berprestasi seseorang, semakin memiliki kelebihan seseorang, atau seseorang semakin berhasil makan kritik akan tak dapat dihindari. Seperti pohon memiliki akar, batang, dan dahan yang kuat, ia akan mampu bertahan terhadap tiupan angin yang kencang, begitu juga seseorang apabila dia menghadapi kritikan itu berarti sedang dipersiapkan untuk memiliki akar pertahan untuk semakin kuat menuju kesuksesan.

Akar, batang dan dahan yang kuat dapat diibaratkan sebagai reaksi dalam menghadapi berbagai kritikan. Jika seseorang bersikap rendah hati dan terbuka, dalam menghadapi kritik, maka kita akan senantiasa sadar kalau kita masih manusia, makhluk yang penuh dengan segala kekurangan dan perlu untuk selalu berbenah diri. Terkadang seseorang sering lupa kalau nasihat dan tegoran yang hadir dalam bentuk kritik yang paling pedas membuatanya sakit hati merasa terpuruk, seakan-akan dia merasa orang yang tak berharga dimata semua orang. Saat menghadapi kritik tidak perlu bereaksi secara berlebihan. Diam, terkadang merupakan cara perlahan membairkan waktu untuk menyelesaikannya, walaupun perasaan sangat terluka. Ambillah sikap paling bijaksana dengan mencoba melihat dari segi positifnya.

Memang tidak semua orang memiliki motif yang benar ketika melontarkan kritik. Ada yang memang ingin membantu, namun ada pula yang memang sudah hobinya mengkritik orang lain. Menghadapi orang yang memiliki kebiasaan mengkritik tidak perlu berlaku defensif, karena apabila kita berlaku defensih atau mepertahankan diri kta tidak akan dapat belajar apa-apa. Ambil hikmah dari setiap kritik yang membangun. Orang yang mengkritik dengan motif yang benar sesungguhnya dapat menjadi semacam alarm peringatan dini bahkan konsultan gratis. Hargailah mereka si pemberi kritik dan ucapkan terima kasih. Kemudian, pikirkan dengan pikiran tenang dan terbuka, dan lakukanlah evaluasi demi perbaikan di kemudian hari. Jadikan kritik sebagai bekal tambahan bagi perjalanan sukses anda sehingga kritik akan dapat membangun diri anda menjadi insan yang lebih baik dikemudian hari. Bagaimana, setujukah anda?

Mengapa kritik bisa begitu merusak dan menyia-nyiakan potensi diri seseorang? Sebab kebanyakan kritik hanya memfokuskan diri kepada hal yang negatif. Saat mengalami kritik, perasaan kecewa dan mungkin marah, menjadi fokus pikiran terutama kepada apa yang menjadi objek kritikan. Dalam ilmu pikiran, fokus ditambah emosi sama dapat menjadi kenyataan.

Dijelaskan secara baik melalui Law of Attraction maupun Psycho-Cybernetics. Menurut Law of Attraction, jika kita fokus kepada suatu hal kemudian diiringi oleh emosi yang kuat, maka kita akan menarik apa yang kita fokuskan. Begitu juga dijelaskan dalam teori Psycho-Cybernetics, fokus ditambah emosi akan menghidupkan suatu mekanisme dalam tubuh dan pikiran mewujudkan apa yang menjadi fokus pikiran.

Kesimpulan yang bisa kita ambil, yaitu jangan mengkritik dan jangan biarkan diri anda dikritik. Jika anda ingin mengubah atau membangun seseorang, carilah cara lain selain mengkritik. Begitu juga, hindari bergaul dengan orang-orang yang suka mengkritik, bergaul dengan si pengkrikit secara perlahan kita menjalin chemistry yang sama dengannya. Semakin sedikit anda mendengar kritik, semakin sehat pikiran kita.

Jika terpaksa sering menerima kritikan, jangan biarkan pikiran bawah sadar anda menerima kritik tersebut. Jangan biarkan keadaan menguasania anda, tetapi andalah yang menguasai keadaan. Jika anda membiarkan pikiran bawah sadar anda menerima kritik, percayalah, akibatnya anda seperti dihipnotis, secara tidak sadar anda malah mewujudkan kritikan yang anda dengarkan, kemudian merasuk ke dalam hati dan pikiran anda, sehingga mempengaruhi jiwa anda. Anda harus memiliki suatu pertahanan dalam pikiran Anda. Pertahanan itu adalah pikiran positif. Anda harus terus-menerus membangun pikiran positif atau pikiran indah di dalam kehidupan anda, dengan membangun cara berpikir positif akan menjadi kebiasaan hidup yang terus akan dipertahankan menjadi kebiasaan secara natural.
Semoga bermanfaat!

read more..

Sewaktu membuka facebook, tiba-tiba saya membaca di wall salah satu teman yang menuliskan, "its really bad day", "mengapa terjadi?", "susah banget sih?", "kecemasan...!" dan lain-lain. Kemudian saya teringat teori 90/10, tulisan Stephen Covey. Teori 90/10, sangat dapat membantu kita dalam menjalani kehidupan agarlebih baik. Karena menurut Stephen Covey, 90% dari masalah yang terjadi dalam kehidupan disebabkan oleh kita senidir, sehingga menyebabkan banyak sekali orang menyalahkan diri sendiri lebih daripada menyalahkan orang lain ...

Prinsip 90/10, tulisan Stephen Covey banyak menginspirasi bagi kehidupan banyak orang. Dan banyak orang mengalami perubahan dalam kehidupan setelah mengetahui Prinsip 90/10.

Apakah prinsip 90/10?
Ternyata 10% dari kehidupan terdiri dari apa yang terjadi pada Anda.
dan 90% kehidupan ditentukan oleh bagaimana Anda bereaksi.

10% yang terjadi dalam hidup tak dapat dielakkan
Apa artinya?
Kita benar-benar tidak mempunyai kendali atas 10% dari apa yang terjadi kepada kita.
contoh:
- Kita tidak akan bisa menghentikan mobil dari kemacetan.
- Kita tidak dapat berbuat apa-apa apabila pesawat terlambat tiba, padahal anda sebenarnya sedang menunggu keberangkatan pesawat yang akan membawa anda untuk meeting di luar daerah, sehingga secara otomatis mempengaruhi jadwal yang sudah ditentukan
- Saat mengendarai mobil di jalan tol, tiba-tiba sebuah mobil memotong jalan anda.
Kita tidak punya kendali atas 10%.

90% dalam hidup dapat dielakkan
Apa artinya?
90% yang terjadi dalam hidup anda dibawah kendali anda. Andalah yang menentukan 90%.
Mengapa?
Maksudnya adalah Bagaimana dengan reaksi anda, dalam menyikapi kehidupan.
contoh:
- Kita takkan dapat mengontrol lampu merah, tetapi kita dapat mengendalikan reaksi pada saat buru-buru selalu terhadang oleh lampu merah.
Oleh sebab itu jangan biarkan orang-orang membodohi anda; karena andalah pemegang kendali bagaimana anda bereaksi dengan kata lain anda dapat mengendalikan bagaimana Anda bereaksi.

Saya akan memberikan sebuah contoh.
Saat Minggu pagi, sedang berleha-leha menikmati hari libur, sebelum berangkat ke pesta di siang hari. Tiba-tiba anak anda tanpa sengaja meraih mangkok berisi makan pagi yang telah anda siapkan, memecahkannya dan juga melukai kakinya.
Benar-benar anda tidak mempunyai kendali atas apa yang baru saja terjadi.
Apa yang terjadi berikutnya akan ditentukan oleh bagaimana anda bereaksi terhadap kejadian yang baru saja anda alami.
Apakah anda mengutuk?
Atau dengan kasar anda menyalahkan asisten atau penolong anda di rumah, dengan alasan koq anak tak diperhatikan atau dijaga. Atau mengomeli anak anda mengapa dia meraih mangkok berisi sarapan pagi dari atas meja makan.
Mangkok pecah melukai kaki anak anda. Asisten atau penolong menangis, karena diomeli.
Setelah memarahi mereka, anda mendatangi pasangan anda yang sedang bergolek-golek sambil membaca harian akhir pekan segera mengkritiknya karena dia tidak memperhatikan anaknya, padahal sepanjang minggu sibuk bekerja. Masak satu hari saja tidak dapat menjaga anak?
Akibatnya?
Pertempuran verbal singkat terjadi.
Padahal anda akan menghadiri pesta seorang kerabat, hanya dalam beberapa jam kedepan. Anda buru-buru masuk ke kamar mandi. Setelah anda keluar dari kamar mandi anda menemukan asisten atau penolong anda sambil menangis karena sakit hati mengobati luka di kaki anak anda, sementara anak anda dengan suara nyaring menangis antara kesakitan dan mencari bantuan orang tuanya, atau cara dia dalam menunjukkan penyesalannya. Kemudian anda dengan geramnya mengambil anak anda dari tangan pengasuhnya, memandikannya, membersihkan lukanya dan menyerahkan kembali pada pengasuhnya untuk dipakaikan baju, karena segera akan berangkat ke pesta. Pasangan anda mengeluarkan mobil dan membersihkannya dan segera mandi dengan mimik kesal.
Kemudian anda masuk ke mobil, siap akan menghadiri pesta kerabat yang sudah agak terlambat berangkat dari rumah. Dalam perjalanan untuk mengejar keterlambatan pasangan anda melarikan mobil diluar kecepatan dan menggunakan bahu jalan. Segera polisi jalan raya, mengejar anda dan menilangnya. Dengan emosi anda dan pasangan berdebat dengan polisi dengan sangat sengit, dan akhirnya anda harus membayar atau ditilang. 30 menit sebelum pesta berakhir anda sampai, tetapi saat hendak turun dari mobil, ternyata anda lupa membawa sepatu, dan tidak ada sepatu atau sandal ekstra di dalam mobil. Pasangan anda mulai mengomel, anak yang yang lebih kecil merengek mengantuk dan minta susu, sementara anak yang satu tiba-tiba menangis mungkin kakkinya terasa berdenyut-denyut kesakitan.

Hari itu rasanya sangat buruk sehingga menuliskan di wallnya "bad day".
Hal seperti itu tampaknya membuat membuat hubungan semakin buruk dan lebih buruk. Ketika anda tiba kembali ke rumah, anda menemukan ada "Irisan Kecil" dalam hubungan dengan pasangan, anak dan asisten anda.

Mengapa? Karena bagaimana anda bereaksi pada pagi hari.
Mengapa anda mengalami hari yang buruk?
A) Apakah sarapan pagi yang tumpah yang menjadi penyebabnya?
B) Apakah anak anda penyebabnya?
C) Apakah asisten anda penyebabnya?
D) Apakah polisi penyebabkannya?
E) Apakah anda sendirilah yang menjadi penyebabnya?
Jawabannya adalah E.

Anda tidak memiliki kendali atas apa yang terjadi dengan sarapan pagi yang tumpah sehingga telah melukai kaki anak anda.
Tetapi, bagaimana anda bereaksi dalam 5 detik itulah yang menyebabkan hari anda menjadi buruk sepanjang hari.

Inilah skenario sebenarnya yang seharusnya terjadi.
Sarapan pagi ditumpahkan anak anda tanpa sengaja, sebab dia masih sangat kecil 4 tahun dan melukai kakinya. Anak anda menangis kesakitan, serta ketakutan karena berbuat salah.
Seharusnya anda berkata, "It's ok sayang! Lain kali jangan ambil atau raih barang-barang diatas meja makan. Kemudian anda bisa katakan "untuk selanjutnya lebih berhati-hati waktu meraih sesuatu atau minta batuan penolong atau orang tua"
Membersihkan lukanya, memandikannya, kemudian mandi menyiapkan diri untuk ke pesta. Anda dapat mendudukkan anak anda di tempat tidur dimana anda sedang bersolek sambil memberikan perhatian kepada anak anda. Pasangan anda anak mandi dan bersiap-siap memanaskan mobil, dan segera anda meluncur menuju tempat pesta. Anda tidak terlambat menuju pesta, tak ada barang yang tertinggal, walau anak anda harus digendong, akibat luka kakinya, tetapi dengan bahagia anda masih dapat menghadiri pesta kerabat anda dan menikmati makan enak.

Perhatikan perbedaan dua skenario diatas yang berbeda.
Keduanya skenario dimulai dengan situasi yang sama. Tetapi kedua skenario berakhir berbeda. Mengapa? Karena, bagaimana anda bereaksi terhadap hal yang sedang dihadapi.

Kita benar-benar tidak mempunya kendali atas 10% dari apa yang terjadi tetapi 90% lainnya ditentukan oleh bagaimana anda bereaksi terhadap hal yang terjadi.

Beberapa cara untuk menerapkan prinsip 90/10
- Jika sesuatu terjadi di luar dugaan
- Jika seseorang mengatakan sesuatu yang negatif tentang anda
JANGAN SPONS! Pernahkah anda melihat spons? Spons apabila dilipat akan segera kembali keposisi semula atau mental. Arti jangan spons, jangan langsung bereaksi.
Biarkan serangan menggelinding seperti air di gelas.
Anda tidak harus membiarkan hal diluar dugaan atau komentar negatif mengenai anda mempengaruhi anda!
Bereaksi dengan benar dan tidak akan merusak hari anda.
Sebuah reaksi yang salah bisa mengakibatkan kehilangan kesenangan dan kebahagiaan bersama keluarga, kehilangan teman, kehilangan kepercayaan, di dalam pekerjaan bisa dipecat sehingga mengakibatkan stres, dll.

Bagaimana Rereaksi Anda:
- Apabila seseorang memotong jalan anda di jalan raya?
Apakah anda akan kehilangan kesabaran?
Membunyikan klakson panjang, dan kembali menyalib, atau membuka kaca jendela kemudian mengeluarkan kutukan melalui kata-kata anda. Merasa tidak dipedulikan dan anda merasa dilecehkan, anda mendekatkan mobil anda ke mobilnya sehingga terjadi gesekan yang mengakibatkan mobil anda tergores.
Mengapa membiarkan mobil tergesek dan rusak? Hanya karena hal sangat sepele.

Ingatlah prinsip 90/10, dan jangan khawatir tentang hal itu.
Anda diberitahu Anda kehilangan pekerjaan Anda.
Mengapa tidak bisa tidur dan jengkel?
Ini akan berhasil.
Gunakan energi kekhawatiran Anda dan waktu untuk menemukan pekerjaan lain.
Pesawat terlambat; itu akan merusak jadwal Anda untuk hari itu.
Kenapa mengambil frustrasi Anda pada pramugari?
Dia tidak punya kendali atas apa yang sedang terjadi.
Gunakan waktu Anda untuk belajar, untuk mengenal penumpang lain.
Mengapa harus tertekan?
Itu hanya akan memperburuk keadaan.

Sekarang Anda mengetahui prinsip 90-10.
Terapkan dan Anda akan kagum pada hasil.
Anda tidak akan kehilangan sesuatu jika Anda mencobanya.

90-10 prinsip sangatluar biasa.
Sangat sedikit orang yang mengetahui dan menerapkan prinsip 90/10. Tetapi apabila anda sudah mengetahui prinsip ini dan melakukannya niscaya hidup anda akan mengalami perubahan
Beberapa kelompok yang sudah menerapkan prinsip90/10, mendapatkan hasil gemilang?
- Jutaan orang penderita stres yang tidak patut seperti pencobaan, masalah dan sakit hati, merasa diri sepertinya tidak pernah menjadi sukses dalam hidup akhinya merasakan manfaatnya.
- Sekelompok orang yang selalu merasakan bahwa hari buruk selalu mengikutinya sepanjang tahun, dimana hal-hal buruk tampaknya akan terus-menerus terjadi merasakan perubahan setelah mempelajari teori 90/10.
- Beberapa komunitas yang merasakan tekanan-tekanan terjadi secara konstan sehingga menyebabkan kurangnya sukacita, dan hubungan yang rusak mengalami perubahan.
- Sekelompok orang yang akibat dari kemarahan sehingga kehilangan sahabat dan teman dan merasakan hidup adalah sesuatu yang paling membosankan dan nampak kejam, akhirnya dapat mengobah pola pikir mereka setelah mempelajari teori 90/10

Apakah anda memiliki seperti beberapa gambaran diatas? Jika anda memiliki dari salah satu gambaran yang telah merasakan perobahan setelah mempelajari teori 90/10, jangan berkecil hati. Seperi mereka merasakan menjadi berbeda andapun dapat merasakannya sekarang!

Caranya adalah:
Pahami dan Terapkan prinsip 90/10, dijamin hal ini akan mengubah hidup anda.
10% yang terjadi dalam kehidupan diluar kendali dan 90% yang terjadi dalam hidup adalah anda yang mengendalikan.
Semoga bermanfaat!
Have a great day, tomorrow, monday is beutifull!

Bekasi, 6 Desember 2009, 23.10 pm

read more..

Salah satu pertanyaan yang ditanyakan pada pemilihan ratu kecantikan sejagat di Bangkok, Thailand, tahun 2005 adalah "Apakah tantangan terbesar dalam hidup anda?" Seorang wanita cantik kelahiran 11 November 1981, peserta berasal dari Kanada, Natalie Glebova menjawab "Tantangan hidup saya yang terbesar adalah selalu mencoba untuk berpikiran positif. Saya menganggap diri saya merupakan jenis orang yang melihat dunia sebagai gelas setengah-penuh, dan bukan gelas setengah-kosong. Dan meskipun kadangkala sangat sulit untuk melihat hidup dengan cara ini, Saya selalu mencoba untuk mempertahankan sisi positif dalam hidup" Dengan jawaban ini pula Natalie Glebova dikukuhkan sebagai pemenang seleksi miss universe 2005, dia bukan hanya cantik secara fisik tetapi seorang yeng mempunyai cara berpikir positif.

Setiap orang memiliki cara pandang yang berbeda-beda dipengaruhi oleh pola pikir, cara pandang atau masa lalu. Perbedaan dapat juga dijadikan menjadi tolak ukur penentu keberhasilan dalam suatu hubungan. Menerima perbedaan dan memandang perbedaan dari sudut positive adalah suatu sikap yang bisa diperkembang dengan adanya kemauan.

"Syarat utama menjadi orang yang berpikir positif adalah keinginan untuk menjadi seorang yang positif. Setelah benar-benar ingin menjadi seorang yang positif, segera mulai proses perubahan dalam diri. Bila yakin dapat berubah dari manusia negative menjadi positif, maka akan benar-benar berubah"

Tips Membangun Sikap Positive
1.Bersikap Optimis
Orang Optimis biasanya lebih focus, karena melihat dari sudut pandang positive dan memiliki cara pandang positif dalam segala hal. Orang optimis biasanya lebih mungkin bisa mencapai yang ia inginkan. Kebalikan orang optimis, seorang yang pesimis fokus kepada hal-hal yang negative. Seorang pesimis memiliki cara pandang yang selalu negative atau melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang buruk. Seorang pesimis banyak kali telah gagal terlebih dahulu sebelum mencoba, bahkan sebelum mulai sesuatu.

Orang Optimis: Memandang seseorang, selalu dari hal perspektif positive dan kelebihan orang atau berusaha mencari nilai positive dari seseorang. Berusaha melupakan hal negative dari seseorang.
Orang Pesimis: Memandang seseorang, selalu berusaha mencari-cari kesalahan orang, melihat orang dari sudut pandang negative. Mengingat-ingat hal negative walaupun sudah berlalu bertahun-tahun lamanya. Orang pesimis, menyimpan dalam CPU otaknya, hal negative tentang seseorang.

Orang Optimis:Memandang bunga Mawar Merah, sebagai bunga ungkapan cinta yang indah mekar dan harum. Bunga Mawar adalah lambang seorang pria menunjukka cintanya.
Orang Pesimis: Memandang bunga Mawar Merah, sebagai bunga berduri yang dapat melukai tangan dan bunga yang tidak tahan hidup lama.

Orang Optimis: Memangdang sebuah gelas yang terisi setengah dengan air, sebagai air masih ada setengah gelas.
Orang Pesimis: Memangdang sebuah gelas yang terisi setengah dengan air, sebagai gelas setengah kosong

Ternyata selama orang hidup dalam lingkungan yang pesimis, tidak akan ada harapan untuk maju. Tidak akan ada harapan untuk hidup bahagia.
Sedangkan orang-orang yang memiliki sudut pandang optimis hidupnya lebih bahagia.
Napoleon Hill "dengan sikap mental positif, akan ada rasa bahagia pada diri sendiri, juga pada orang lain"

Rich Bayer dalam bukunya Benefits of Happiness, "Optimisme adalah akibat dari hidup berbahagia. Orang-orang yang berbahagia mempunyai sedikit masalah kesehatan"

2. Kembangkan Sikap Menerima Apa Adanya
Sebagian orang berpikir memiliki sikap apa adanya identik dengan seorang yang tidak bersemangat dan mudah menyerah. Mengembangkan sikap menerima apa adanya adalah sikap saat terbentur suatu masalah. “Terimalah apa adanya, bukan seperti yang kamu angankan atau impikan" Sebuah syair lagu berbunyi "syukuri apa yang ada hidup adalah anugerah"

Menerima apa adanya bukan berarti duduk diam menunggu, tetapi tetap berusaha melakukan yang terbaik, walaupun hasil dari kerja keras terbaik tidak menghasilkan seperti impian dan kemauan. Ingat, hidup adalah anugerah atau pemberian, kita tak punya kuasa, dan tak bisa memaksa. Hanya dengan bantuanNya, bergantung sepenuhnya, biarkan Dia atur dalam mencapai yang kita inginkan, sesuai dengan rencanaNya. Jangan ngoyo. Karena bila saatnya tiba sesuai dengan rencanaNya tiada yang dapat menghalangi.

Apabila kita sudah berusaha dan berdoa, tetapi hasil tak sebesar dari usaha yang dikeluarkan, belajarlah menerima "apa adanya", tanpa menjadi frustrasi. Anggaplah kegagalan merupakan kesuksesan yang tertunda. Sikap saat menghadapi suatu masalah dengan berusaha mengembangkan sikap positive adalah salah satu tolok ukur terbesar untuk mencapai kemajuan.

3. Belajar Melupakan
Setiap orang pasti pernah mendapatkan sakit hati, kepedihan, kekecewaan, penderitaan bahkan fitnahan, yang membuat diri rasanya seperti tak berpijak di bumi saat seseorang menyakiti hati.

Teringat suatu pengalaman, suatu tengah malam telepon genggam suami saya berdering, dan seseorang diberang sana pada tengah malam itu meminta kami untuk datang ke rumah orang tuanya, karena orang tuanya sakit. Dia minta kami datang tengah malam itu juga. Setelah suami saya menyebutkan nama, orang yang baru saja menelepon, tiba-tiba rasa mual dan keinginan untuk pergi muncul. Saya katakan, wanita inilah yang tidak membukakan pintu, saat kami datang berkunjung ke rumahnya. Alasan kami, saya dan dua orang ibu temanku datang berkunjung ke rumahnya, karena sudah beberapa saat dia tidak datang hadir dalam perbaktian. Entah apa yang menjadi alasan, yang pasti setelah dua kali salah satu dari temanku mengontak telepon genggamnya, sesaat kemudian temanku yang berada dekat denganku menjawab dengan memberikan nama-nama kami. Setelah berbicara dengannya akhirnya kami memutuskan pulang. Minggu sore hari berikutnya, kembali suami dan aku datang berkunjung dia tetap tidak keluar, tetapi mengatakan merasa tidak nyaman. Padahal, berbicara dengannyapun aku bisa dihitung dengan jari.
Tengah malam itu juga kami berangkat menuju rumah orang tuanya yang cukup jauh dari tempat kami tinggal. Sepanjang perjalanan tengah malam itu aku berdoa, kemudian aku teringat suatu kutipan "dan ampunilah kami seperti kami telah mengampuni orang yang bersalah pada kami". Dalam hati aku bersyukur padaNya, atas pelajaran berharga yang aku dapatkan sepanjang tengah malam sampai subuh berada di tempat itu, yaitu janganlah balas kejahatan dengan kejahatan, tetapi balaslah kejahatan dengan kebaikan. Walau terganggu tidak tidur, sepanjang tengah malam, tapi aku bersyukur atas bentuk pembelajaran sangat berharga yang aku dapatkan, belajar memaafkan dan melupakan. Jangan balas kejahatan dengan kejahatan, tetapi berbuat baiklah kepada orang-orang yang menyakiti hatimu.

Dr.Frederic Luskin, dalam bukunya, Forgive for Good (Maafkanlah demi Kebaikan), sifat pemaaf sebagai resep yang telah terbukti bagi kesehatan dan kebahagiaan, sifat pemaaf memicu terciptanya keadaan baik dalam pikiran seperti harapan, kesabaran dan percaya diri.

Penelitian para ilmuwan di Amerika membuktikan, bahwa mereka yang mampu memaafkan adalah lebih sehat baik jiwa maupun raga. Hasil penelitian terhadap orang-orang yang belajar memaafkan didapatkan merasa lebih baik, tidak hanya secara batiniah tetapi juga jasmaniah.
Lebih lanjut, hasil penelitian membuktikan bahwa, gejala-gejala pada kejiwaan dan tubuh seperti sakit punggung akibat stress atau tekanan jiwa, susah tidur dan sakit perut sangatlah berkurang pada orang-orang yang belajar memaafkan dan melupakan.

Sebuah artikel dengan judul "Forgiveness" atau Memaafkan, menjadi salah satu artikel di Majalah "Healing Current" edisi bulan September-Oktober, 1996, menyebutkan bahwa "kemarahan terhadap seseorang atau suatu peristiwa menimbulkan emosi negatif dalam diri orang, dan merusak keseimbangan emosional bahkan kesehatan jasmani".

Memandang suatu masalah adalah merupakan bentuk pembelajaran, membantu kita untuk mengembangkan sikap positive, yaitu memaafkan dan melupakan.

4. Belajarlah Untuk Bersyukur
Ada tiga kata yang tidak boleh dilupakan yang dikenal dengan "3 magic words",adalah: Tolong, Terimakasih dan Maaf. Bersyukur adalah bentuk dari berterimakasih, secara khusus membahas kita akan bahas mengenai‘terima kasih’. Belajar untuk mengucapkan terima kasih atas hal-hal kecil, apakah itu pemberian, perhatian atau bantuan dalam bentuk apapun yang diterima.

Teringat suatu pengalaman, dimana saya memimpin koor untuk anak-anak, terbersitlah dalam keinginan untuk menyisihkan uang makan siang saya, dengan membawa makanan ke kantor, agar saya dapat membelikan pakaian seragam bagi koor anak-anak yang saya pimpin. Setelah beberapa saat, setelah menghitung anggaran yang akan dikeluarkan, maka sayapun membelikan baju koor, untuk kurang lebih 25 anak. Walaupun, saya hanya membeli bahan dan mereka akan jahitkan masing-masing, kecuali peserta laki-laki remaja yang saya belikan kemeja. Boleh percaya atau tidak, dari 25 anak yang saya belikan baju, dluar dari anak-anak saya, hanya 1 orang anak yang mengucapkan terimakasih. Yang saya maksudkan bukan ingin dihargai dan dipuji, tetapi, belajar untuk menghargai hal terkecil apapun yang kita dapatkan.

Dorothy L. Nolte, "Anak yang tumbuh dalam situasi yang penuh penghargaan maka akan menjadi orang yang tahu menghargai orang lain."
Ketiga anak-anak kami, selalu mengucapkan terimakasih setiap kali mereka selesai makan, yang membuat orang yang kebetulan mendengarkan merasa geli. Koq, terimakasih sih? Kami membiasakan anak-anak kami untuk selalu mecucapkan terimakasih untuk setiap hal sekecil apapun yang mereka dapatkan.

Berterima kasih adalah suatu latihan untuk memperkuat rasa syukur dengan tujuan membangun kepuasan hati dan kepuasan hidup yang lebih besar.
Rasa syukur dengan berterima kasih membuat dirimu tersenyum senang dan orang yang diberi terima kasihpun akan senang. Seorang penulis bijak pernah menuliskan "mengucap syukurlah dalam segala hal". Bersyukur dapat memberikan ketenangan bagi jiwa. Bersyukur bukan hanya saat gembira atau senang.

“Hampir 95 persen segala sesuatu yang dipikirkan dan dirasakan adalah kebiasaan dan otomatis, hal ini ditentukan oleh perilaku-perilaku dan pengalaman-pengalaman di masa lalu. Belajarlah untuk megembangkan sikap positif dengan mengucap syukur dalam segala hal, baik dalam keadaan susah maupun senang.
Bangunlah sebuah sikap untuk selalu berterima kasih. Ucapan “terima kasih” pada seseorang untuk segala sesuatu yang mereka lakukan adalah investasi terhadap peluang jutaan dolar tanpa modal. Sebab orang-orang yang sehat dan bahagia adalah mereka yang menghadapi kenyataan-kenyataan hidup mereka secara langsung. Dan tidak berharap kehidupan akan berubah secara langsung, tetapi melalui suatu proses.
Mulailah hari anda setiap pagi, untuk mengucap syukur dan berterima kasih untuk hal sekecil apapun yang anda dapatkan.

Bekasi, 6 Oktober 2009, 0.24 am

read more..

Sikap erat hubungannya dengan perbuatan, perasaan atau pikiran yang menyatakan kecenderungan terhadap pendapat seseorang. Sikap dibentuk oleh dua hal penting, yaitu pikiran dan perasaan. Sikap adalah merupakan pilihan, sahabat terbaik, disisi lain sikap dapat menjadi musuh yang paling bagi tiap orang.

Apakah itu Sikap?
1.Tanpa mengeluarkan sepatah kata tapi sikap nampak jelas pada semua orang. Karena sikap adalah merupakan cermin perasaan batin.
2.Sikap tidak pernah dapat dilihat oleh kasat mata karena berada jauh dalam diri seseorang , tetapi sikap terlihat jelas dari perbuatan. Maka ada yang berpendapat bahwa sikap adalah merupakan "jati diri" seseorang.
3. Sikap memiliki pengaruh sangat besar terhadap lingkungan terutama dalam setiap hubungan
4. Kwalitas sikaplah yang penentu kwalitas dari pada eratnya hubungan
5. Sikap merupakan suatu pilihan. Karena pilihan, setiap orang bebas untuk menentukan sikapnya masing-masing. Berada zi zona sikap positif atau di zona negative bahkan mempunyai keinginan untuk belajar meningkatkan sikap positif juga merupakan suatu keputusan dan pilihan.

Seorang yang memilih untuk membiasakan diri, hidup untuk berpikiran positif, dapat dipastikan memiliki kemampuan untuk menghasilkan sesuatu yang baik. Memilih untuk memiliki sikap hidup positif tentunya akan lebih banyak untuk menggunakan waktunya untuk berkreasi daripada bereaksi untuk hal-hal yang tidak perlu. Dengan memilih dan berlatih untuk memiliki sikap positif, kita akan lebih fokus dan berkonsentrasi untuk mencapai tujuan-tujuan positif yang ingin dicapai. Memilih untuk berada di zona sikap positif akan membantu untuk mencapai kebahagiaan dan tujuan yang ingin dicapai.

W.W. Ziege pernah berkata.”Tak akan ada yang dapat menghentikan orang yang bermental positif untuk mencapai tujuannya. Sebaliknya, tak ada sesuatupun di dunia ini yang dapat membantu seorang yang sudah bermental negatif"

Gelar, kedudukan, kekayaan yang melimpah, rumah mewah, deposito jutaan dollar maupun latar belakang keluarga tidak dapat menjamin bahwa seseorang memiliki kehidupan berbahagia. Cara berpikir seseorang yang memiliki sikap positif dapat memancarkan apakah dia memiliki kehidupan bahagia atau tidak.

akibat memilisikap positifYang dilihat adalah bagaimana cara berpikir orang itu. Memang kesuksesan kita lebih banyak dipengaruhi oleh cara kita berpikir.
Seseorang memiliki kehidupan dan keangat jelas dikatakan bahwa semua adalah pilihan Kehidupan dan kebahagiaan seseorang tidaklah bisa diukur dengan ukuran gelar kesarjanaan, kedudukan maupun latar belakang keluarga. Yang dilihat adalah bagaimana cara berpikir orang itu. Memang kesuksesan kita lebih banyak dipengaruhi oleh cara kita berpikir.

“Tempat dan keadaan tidak menjamin kebahagiaan. Kita sendirilah yang harus memutuskan apakah kita ingin bahagia atau tidak. Dan begitu kita mengambil keputusan, maka kebahagiaan itu akan datang", Robert J. Hasting

Memang memilih bersikap positif bukanlah merupakan satu jaminan bagi seseorang untuk mencapai suatu keberhasilan. Paling tidak, memiliki sikap positif, menunjukkan keberadaan satu langkah di jalan menuju keberhasilan. Cepat atau lambat keberhasilan seseorang akan ditentukan oleh apa yang dilakukan dikombinasi dengan sikap untuk mengapai keberhasilan, dan serta rasa puas.

Tips Melatih Diri Agar Memiliki Sikap Positif
1.Kutipan Positif
Cari, dapatkan dan tuliskan kutipan positif. Kutipan positif bisa didapatkan dari buku-buku dan kunjungi website yang memiliki situs berisi kutipan positif, dan sangat banyak sekali hanya tinggal mengetikkan biarkan google mencarikan sesuai dengan keinginan. Tuliskan kutipan positif tersebut di meja kantor, kamar tidur, dapur, dasboard mobil bahkan membagikan pada teman-teman di jejaring sosial seperti facebook, myspace, youtube video dan jaringan pertemanan lain setiap kali kita akan mengupdate status. Tempat terbaik mebempelkan kutipan positif adalah tempat dimana anda lebih banyak berada dan menggunakan waktu anda. Renungkan dan pikirkan "kutipan positif" pilihan anda selama seminggu atau beberapa minggu, dapatkan kutipan positif lainnya untuk minggu berikutnya.

Short Inspirational Quote of the day
- "Think before you act"
- Harry Bullis “Hari ini saya ingin menolong orang sebanyak mungkin”
- Ann Landers: "If you have love in your life, it can make up for a great many things you lack. If you don't have it, no matter what else there is, it's not enough"
- Napoleon Bonaparte mengatakan “Seorang pemimpin yang baik adalah yang bisa membesarkan semangat dan harapan-harapan kepada anak buahnya.”
- Paulus "Lakukan segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut"
- Salomo "Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah dengan sekuat tenaga"
- Salomo "Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan"

2. Pilih seseorang yang pernah menyakiti anda
Kemudian coba cari hal-hal positif dalam diri orang yang pernah menyakiti anda, lalu ubah pikiran-pikiran negatif and mengenai orang tersebut kepada hal-hal positif.
Apabila susah untuk mendapatkan usahakan untuk mencarinya sampai dapat. Setiap orang memiliki sikap positive dalam dirinya, hanya tergantung seseorang tersebut mau mengembangkan sikap positive atau tidak.
Sebuah kutipan mengatakan " Sebagai orang beragama, tolong doakan pula orang tersebut dengan hal-hal positif tadi dan mohonlah agar Tuhan menolongnya.

3. Ciptakan Hari Berpikir Positif
Secara teori memang gampang, tetapi seperti sudah saya katakan sebelumnya sikap positif adalah suatu pilihan. Apabila kita menjatuhkan pilihan, tentunya kita akan bertanggung jawab untuk mencoba dan mencoba, walau terkadang sulit. Kemauan adalah kunci utama yang dapat dilatih, dan usaha untuk mencapai keinginan serta mewujudkan impian memiliki pola pikir positif. Walau sulit apabila dilakukan dengan usaha, kemauan dan pantang menyerah pasti bisa. Cobalah untuk menciptakan satu hari dalam seminggu, dimana satu hari penuh hanya untuk memikirkan, berbuat dan berlaku positif. Kemudian selanjutnya setiap 6 hari sekali dan selanjutnya, setiap hari....
Apabila timbul halangan jangan menyerah "coba dan coba lagi", "kamu pasti bisa" dan katakan pada diri anda "saya mau dan harus memiliki cara berpikir positif"

4.Mulailah Dari Lingkungan Terkecil
Lingkungan terkecil adalah keluarga, dimana ada pasangan kita, anak-anak dan orang-orang yang berada tinggal dengan kita. Berlatihlah terlebih dahulu untuk berbuat dan melakukan hal positif dengan tulus, dimuali dari lingkungan terkecil. Keluarga adalah merupakan arena latihan untuk menciptakan pola pikir positive. Carilah selalu nilai-nilai positif dari pasangan, anak-anak dan orang-orang yang tinggal bersama anda. Setelah berlatih, maka lingkungan seperti tetangga, kantor atau tempat perkumpulan lain adalah tempat dimana sikap positive yang dapat anda ekspresikan bagi orang lain.
Belajar untuk melakukan suatu kebaikan kepada orang lain yang tidak kita kenal, hal simple seperti memberikan senyuman pada penjaga pintu tol, memberikan uang kepada penyapu jalan (SOR) atau pengangkat sampah atau memberikan uang lebih kepada tukang parkir. Hal-hal positive bisa dikembangkan mulai dari hal terkecil. Yang penting adalah kemauan untuk memiliki sikap positve

"Jangan pernah biarkan pikiran negative memasuki pikiran, karena berpikir negative adalah bagaikan parasit yang akan menggerogoti kehidupan"
"Think positive and act positive"

Jakarta, 5 Oktober 2009

read more..

Search This Blog

Subscribe Now: iheart

I heart FeedBurner

Silahkan Mengisi Buku Tamu!

Guestbook

AddThis

Bookmark and Share

Mengenai Saya

Halo, saya seorang ibu yang senang untuk belajar, belajar dan belajar!
Belajar yuk!


Perbesar/Perkecil Huruf!

Lokasi Pengunjung Blog Ini

start mp3 download

world music mp3 end

Download Free File